318. Cerpen Robohnya Surau Kami dan Pentingnya Ibadah Ghairu Mahdhah. BincangSyariah.Com– “Aku beri kau negeri yang kaya raya, tapi kau malas. Kau lebih suka beribadat saja, karena beribadat tidak mengeluarkan peluh, tidak membanting tulang.”. Ini adalah penggalan dialog dalam cerita pendek berjudul Robohnya Surau Kami karya A. A. Navis.
Dalam cerpen “Robohnya Surau Kami”, A.A Navis juga menggambarkan ketidak istiqamahan seorang kakek penjaga suarau. Selama ini beliau menghabiskan hari-harinya untuk mengabdi kepada Allah, beliau selalu menjaga dirinya dari amarah. Namun, setelah mendengar cerita dari seorang pembual bernama Ajo Sidi, perasaan kesal dan menyesal bercampur
The purpose of this study was to determine the dynamic structuralism in the short story entitled "Robohnya Surau Kami" by A.A Navis. This type of research was library research or literature study.
Sebenarnya dari sinopsis di atas kita telah dapat menangkap secara jelas tema cerita dari “Robohnya Surau Kami” ini. Tema dari cerita ini adalah hidup yang dikehendaki Tuhan. Hidup yang dikehendaki Tuhan bukan saja hidup dengan menyembah dan memuji nama-Nya terus menerus dan menjalankan perintah agama dengan baik, melainkan juga hidup yang
Novel Robohnya Surau Kami (A.A.Navis) Untuk Dari Tulisan Karya Diambil dari: Fatha Aulia Riska : Ismahfudi MH : Novel Robohnya Surau Kami : A. A. Navis : Detik.com (layanan DetikPlus) ROBOHNYA SURAU KAMI Episode 1 Robohnya Surau Kami Kalau beberapa tahun yang lalu Tuan datang ke kota kelahiranku dengan menumpang bis, Tuan akan berhenti di dekat pasar.
Peserta didik diminta mengerjakan tugas berupa soal tentang cerpen " Robohnya Surau Kami". 1. Lakukan hal-hal berikut ini sesuai dengan instruksinya!\. a. Bacalah kembali cerpen "Robohnya Surau Kami" ! b. Secara berkelompok, tunjukkanlah nilai-nilai kehidupan yang terdapat dalam cerpen itu ! c. Mungkinkah nilai-nilai tersebut kamu
Robohnya Surau Kami merupakan sebuah karya dari seorang cerpenis terkenal H. Ali Akbar Navis atau kerap dikenal sebagai A.A Navis. Ia merupakan seorang sastrawan sekaligus seorang politisi dari Sumatera Barat, lahir di kota Padang Panjang pada 17 November 1924. A.A Navis membuat karya cerpen ini di tahun 1956 yang dimana ini juga membuat
lama. Salah satunya adalah cerpen berjudul Robohnya Surau Kami karya Ali Akbar Navis. Robohnya Surau Kami adalah karya monumental A.A. Navis yang terbit dalam kumpulan cerpen pada tahun 1965 dan masih dikenal hingga sekarang. Pada masa tersebut, karya sastra yang lahir cenderung menampakkan aspek-aspek
Jadi amanat pokok yang terdapat dalam cerpen Robohnya Surau Kami karya A.A. Navis adalah: “Pelihara, jaga, dan jangan bermasabodoh terhadap apa yang kau miliki.”. Hal ini terdapat pada paragraf kelima halaman delapan kalimat yang terakhir. Amanat pokok/utama ini kemudian diperjelas atau diuraikan dalam ceritanya.
Navis memposisikan dirinya dalam cerita ini sebagi tokoh utama atau akuan sertaan sebab secara langsung. Ringkasan novel robohnya surau kami. Source: lembaredu.github.io “robohnya surau kami”, cerpen a.a. Pada cerita “robohnya surau kami”, tergambarkan sekali kehidupan masyarakat minangkabau. Source: sukepangon.com
Kisah yang paling menohok tentu saja cerita yang berjudul sama dengan kumcer ini, Robohnya Surau Kami. Seorang kakek Penjaga mesjid, yang sangat taat beribadah sampai-sampai melupakan dunia, meninggalkan anak dan istrinya serta menyerahkan seluruh hidupnya untuk beribadah kepada Tuhan.
Orang-orang memanggilnya kakek.(A.A. Navis, Robohnya Surau Kami) Latar penggalan cerpen di atas adalah … . A. di atas bis B. di dekat pasar C. di jalan kampung D. di kota kecil E. di kiri surau Pembahasan: Latar penggalan cerita tersebut adalah di kota kecil, latar ini terlihat jelas pada penggunaan alinea pertama penggalan tersebut. 8.
Daftar Isi: Jawaban Unsur-Unsur Intrinsik pada Cerpen ”Robohnya Surau Kami” – Cerpen merupakan salah satu bentuk sastra yang memikat perhatian pembaca dengan cerita yang padat dan singkat. Dibalik kekompakan cerita, terdapat unsur-unsur intrinsik yang menjadi dasar pembentukan dan kekuatan cerpen tersebut. Unsur-unsur intrinsik, yang
SINOPSIS Cerpen Robohnya Surau Kami. Di sebuah desa, hidup seorang kakek tua yang tinggal di surau desa. Sudah bertahun-tahun dia tinggal di surau itu sebagai penjaga surau. Karena hidup sebatang kara, dia harus menggantungkan hidupnya dari upah mengasah pisau.Biasanya masyarakat yang meminta bantuannya mengasah pisau akan memberinya sambal
1. Setelah membaca cerita di atas "Robohnya Surau Kami", kamu sudah memiliki pemahaman yang jelas tentang pengertian dan karakteristik cerita pendek. Sekarang, buktikanlah pemahamanmu itu dengan menunjukkan sekurang-kurangnya lima contoh cerita lainnya yang berkategori cerpen. Sajikanlah hasilnya dalam rubrik berikut! 2.
dQquXTb.
sinopsis cerita pendek robohnya surau kami