3. "Tega Larane, Ora Tego Patine" artinya bahwa orang SH Terate itu berani untuk menyakiti seseorang namun hanya kalau dengan niat untuk memperbaiki bukan merusak. 4."Sak Apik-apike Wong Yen Aweh Pitulung Kanthi Cara Dedhemitan" artinya adalah sebaik-baik manusia adalah orang yang memberi pertolongan secara sembunyi-sembunyi. 5.
Tega Larane Ora Tega Patine. Masyarakat Jawa tidak asing dengan ungkapan "Tega Larane Ora Tega Patine". Ungkapan ini menggambarkan bagaimana eratnya hubungan persaudaraan. Terlebih jika hubungan persaudaraan tersebut terikat oleh ikatan darah.
- Yang terhormat Ketua Umum PSHT Cabang Kabupaten Tegal, dan seterusnya. 3. Penyebutan urutan pejabat yang hadir. Dimulai dari yang berpangkat / berkedudukan tinggi sampai rendah. disini mengandung arti kita tetap bersaudara meskipun kita akan di adu yaitu dengan prinsip "tega larane ora tega patine" .
Materi Dasar. Adalah pengenalan dasar - dasar gerakan Pencak Silat ( serang - bela ), antara lain : 1. Belaan. Adalah suatu upaya gerakan yang digunakan untuk mempertahankan diri yang dilakukan untuk pembuangan, tangkisan, hindaran / elakan, pelepasan kuncian, dan tangkapan baik dengan tangan maupun kaki sewaktu datangnya serangan lawan.
Anggaran Rumah Tangga PSHT - PARLUH 2016 | Jiwa Setia Hati ) 5. Makna Pakaian Persaudaraan Setia Hati Terate 6. Istilah makna lima sidik jari 7. Falsafah Jawa : 7.1. Cilik ora kurang bakal, Gede ora turah bakal 7.2. disini mengandung arti kita tetap bersaudara meskipun kita akan di adu yaitu dengan prinsip "tega larane ora tega patine" .
Tega larane ora tega patine. => Orang SH Terate berani untuk menyakiti tp niatnya baik bukan merusak.
Mukadimah PSHT IV . Anggaran Dasar PSHT - PARLUH 2016 V. Anggaran Rumah Tangga PSHT - PARLUH 2016 VI. Materi Ke-SH-an : A. Materi Ke-SH-an Siswa Tingkat Polos : 1. Tata Tertib Siswa PSHT 2. Persaudaraan (Ukhuwah) 2.1. disini mengandung arti kita tetap bersaudara meskipun kita akan di adu yaitu dengan prinsip "tega larane ora tega patine" .
19. Tega Larane, Ora Tego Patine. (Tega melihat sakitnya, tidak tega melihat matinya. Jadi maksudnya adalah warga PSHT berani menyakiti seseorang dalam rangka memperbaiki bukan merusak (membunuh).) 20. Ngluruk Tanpo Bolo, Menang Tanpo Ngasorake, Sekti Tanpa Aji-Aji, Sugih Tanpa Bandha.
" Tega Larane, Ora Tego Patine", artinya orang SH Terate itu berani untuk menyakiti seseorang namun hanya kalau dengan niat untuk memperbaiki bukan merusak. " Sak Apik-apike Wong Yen Aweh Pitulung Kanthi Cara Dedhemitan ", artinya adalah sebaik-baik manusia adalah orang yang memberi pertolongan secara sembunyi-sembunyi.
Tega Larane, Ora Tego Patine, adalah semboyan dari SH terate berikutnya yang memiliki makna "tega melihat sakitnya, tidak tega melihat matinya". Dari falsafah tersebut kita bisa mengetahui masud dan tujuannya adalah seluruh anggota PSHT berani menyakiti seseorang dalam rangka memperbaiki bukan merusak (membunuh).
psht pusat madiun jl. merak no.10 punjer madiun ♥-kibarkan anarkimu ketika keadilan telah mati-tega larane ra tega patine ♠
Tega Larane, Ora Tego Patine. Artinya: Tega melihat sakitnya, tidak tega melihat matinya. Jadi maksudnya adalah warga PSHT berani menyakiti seseorang dalam rangka memperbaiki bukan merusak (membunuh). 20. Ngluruk Tanpo Bolo, Menang Tanpo Ngasorake, Sekti Tanpa Aji-Aji, Sugih Tanpa Bandha.
PSHT tidak menyinggung dirinya sebagai perguruan, namun organisasi. Tega Larane, Ora Tego Patine Memiliki makna bahwa Manusia SH Terate itu berani untuk menyakiti seseorang namun hanya kalau dengan niat untuk memperbaiki bukan merusak. 4. Suro Diro Joyo Diningrat Lebur Dening Pangastuti
19. Tega Larane, Ora Tego Patine. (Tega melihat sakitnya, tidak tega melihat matinya. Jadi maksudnya adalah warga PSHT berani menyakiti seseorang dalam rangka memperbaiki bukan merusak (membunuh)). 20. Ngluruk Tanpo Bolo, Menang Tanpo Ngasorake, Sekti Tanpa Aji-Aji, Sugih Tanpa Bandha.
Tega Larane, Ora Tego Patine. (Tega melihat sakitnya, tidak tega melihat matinya. Jadi maksudnya adalah warga PSHT berani menyakiti seseorang dalam rangka memperbaiki bukan merusak (membunuh)). Ngluruk Tanpo Bolo, Menang Tanpo Ngasorake, Sekti Tanpa Aji-Aji, Sugih Tanpa Bandha. (Mendatangi tanpa kawan, menang tanpa mengalahkan, sakti tanpa
ysHXV.
tega larane ora tega patine psht